Menyikapi berbagai konflik bersenjata akhir akhir ini di Afganistan-Pakistan terutama pembantaian Muslimin di Lembah SWAT dengan menggunakan fosfor putih oleh tentara aliansi Pakistan AS-NATO yang menewaskan lebih dari 1500 muslimin-muslimat termasuk anak anak tak berdosa (12 Mei 2009), maka mengingat besarnya tanggung jawab di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala dan mengharap ridho-Nya, Jama’ah Muslimin (Hizbullah) menyampaikan pernyataan sebagai berikut:
1. Bahwa pembantaian di lembah SWAT yang menewaskan lebih dari 1500 muslimin, muslimat, dan anak-anak yang dilakukan oleh aliansi Pakistan-AS-NATO adalah kejahatan kemanusiaan.
2. Mengutuk tindakan tersebut dan menuntut para pelakunya ke pengadilan Internasional sebagai pelaku kejahatan perang.
3. Meminta Pemerintah Pakistan agar menghentikan operasi militer di Afghanistan-Pakistan dan kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah dalam menyelesaikan konflik bersenjata antara Taliban dan Tentara Pakistan serta untuk tidak menjadi antek antek asing dengan membantai saudaranya sendiri.
4. Mengingatkan Pemerintah AS untuk merealisasikan janjinya dalam menyelesaikan konflik di dunia Islam untuk menggunakan pendekatan dialog sebagaimana janji janji Obama dalam kampanye pencalonan Presiden dan Janjinya dalam pelantikannya di Gedung Putih.
5. Mengingatkan Pemerintah AS bahwa keterlibatannya di Afghanistan akan menambah investasi boomerang Bangsa Amerika yang akan berakibat kebencian pada AS sendiri, oleh karenanya mengundurkan diri dari Afghanistan adalah jalan terhormat.
6. Mengingatkan kaum muslimin bahwa “Sesungguhnya muslimin adalah bersaudara” (Q.S. Al-Hujurat: 10). Muslimin satu dengan yang lainnya adalah seperti bangunan yang sebagiannya saling menguatkan dengan sebagian yang lain (H.R. Muslim), Muslimin adalah seperti satu tubuh, jika salah satu anggotanya sakit, maka anggota yang lain ikut merasakan penderitaan (H.R. Muslim).
7. Mengingatkan muslimin, agar meningkatkan kesabaran dan kewaspadaan terhadap infiltrasi pemikiran, tidak mudah terpancing provokasi yang memecah belah Umat Islam (Q.S. Ali Imran: 200, Al-Hujurat: 6).
8. Mengajak seluruh muslimin agar memperjuangkan Islam selalu berpegang pada Al-Qur’an dan As-Sunnah seraya berjama’ah dan mengikuti jejak Khilafah ala Minhajinnubuwwah(Q.S. Ali Imran: 103) serta menjunjung tinggi ukhuwwah islamiyah (Q.S. Al-Hujurat: 9-10).
Jakarta, 19 Jumadil Ula 1430 H.
13 Mei 2009 M.
Jama’ah Muslimin (Hizbullah)
Majelis Ukhuwwah Pusat,
ttd
Edy Wahyudi
Pelaksana Harian